Menurut Rusidi (2006:3), selama magang mahasiswa bekerja sebagai tenaga kerja di instansi/perusahaan sehingga mampu menyerap berbagai pengalaman kerja yang sesungguhnya. Magang dilaksanakan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dengan cara ikut bekerja sehari-hari pada suatu instansi atau perusahaan baik pemerintah maupun swasta.
Tujuan magang
Meningkatkan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki.
Meningkatkan pengetahuan dalam kerja baik dalam hal keilmuan maupun pengalaman kerja.
Meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi dengan kalangan masyarakat di perusahaan.
Memacu motivasi mahasiswa yang berminat menjadi calon tenaga kerja yang handal dan siap kerja.
Membuka peluang untuk memperoleh pengalaman praktis dalam kerja bagi mahasiswa.
Menciptakan keterkaitan dan kesepadanan antara perguruan tinggi dengan dunia kerja.
Menciptakan kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha dan industri.
Magang adalah pelatihan atau praktek untuk menguasai keahlian tertentu dibawah bimbingan dan pengawasan instruktur yang berpengalaman. Magang dilaksanakan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dengan cara ikut bekerja sehari-hari pada suatu instansi atau perusahaan baik pemerintah maupun swasta.
Kelebihan magang menurut Nitisemito (dalam Tocharman) antara lain Biaya murah, Memerlukan manajemen sederhana, Lebih matang, Loyalitas, sedangkan kelemahan Magang antara lain terlalu lambat, statis dan pengaruh lingkungan.
Tahapan program magang ini terdiri dari 6 (enam) kegiatan, yaitu kegiatan sosialisasi program dan pendaftaran, orientasi dan pembekalan, pelaksanaan program, monitoring dan advokasi, pelaporan dan seminar hasil, serta evaluasi dan rencana tindak lanjut (follow up).
Semoga dengan terselesaikanya makalah kami dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Tentu makalah yang kami buat ini jauh dari kata sempurna, maka dari itu kami mohon kritik dan saranya guna kesempurnaan makalalah kami.

No comments:
Post a Comment